Laman

Rabu, 12 Agustus 2015

Reparasi dan Regenerasi

Efek Reparatif dan Regenaratif

Fungsi biotik yang sangat signifikan dari propolis adalah efek reparatif-regeneratif pada jaringan [118]. Ekstrak propolis standar menampilkan efek regeneratif pada jaringan yang rusak karena mengandung banyak senyawa yang bertindak komprehensif untuk meningkatkan proliferasi (pembelahan) sel dan metabolisme sistemik dengan mengaktifkan ATPase dan tetrasol-reduktase. Hal ini meningkatkan indeks mitosis dan dengan demikian memfasilitasi regenerasi jaringan dan memperpendek masa penyembuhan [119].

Aktivitas sinergis komponen fenolik menyebabkan modulasi akumulasi kolagen tipe I dan III di tempat kerusakan-termal jaringan (inflamasi). Oleh karena itu, kondisi biokimia yang kondusif diciptakan untuk berlangsungnya proses penyembuhan, meminimalkan scarification berlebihan atau menghilangkan tampilan keloid [120]. Dalam studi laboratorium pengaruh propolis ditunjukkan oleh akumulasi kondroitin dan asam hyaluronik, yang untuk mempengaruhi efektivitas tahap renovasi dari proses reparatif sel dan jaringan [121].
 

Studi klinis yang dilakukan oleh banyak pusat penelitian medis telah menunjukkan efektivitas terapi ekstrak propolis bila digunakan di tempat tidur untuk pencegahan dan terapi “luka akibat berbaring terlalu lama”. Dalam 85% dari pasien efektivitas propolis di tempat tidur untuk pencegahan kerusakan jaringan itu telah di demonstrasikan [64].

Dalam studi eksperimental yang dilakukan pada hewan model telah membuktikan bahwa ekstrak propolis yang tergabung dalam berbagai pembawa (gel, salep) menampilkan potensi terapi besar untuk luka bakar stadium ketiga. Hasil pengujian dan pengamatan klinis dikonfirmasi oleh penilaian histopatologi pada jaringan sampel. Siapan propolis lebih efektif dari sulfadiazine perak [122].

Aktivitas regeneratif dari ekstrak etanol propolis Polandia telah terbukti juga pada endodontium hewan [123] dan dalam kasus tulang rawan artikular pada anjing [124]. Pada tahun 1998 Buczek et al. menjelaskan kasus edema pasca operasi gas dalam kasus fraktur tibia proksimal. Dalam terapi prosedur bedah, digunakan salep propolis dari ekstrak propolis Polandia. Efek terapi sepenuhnya tercapai tanpa perlu mengamputasi anggota badan yang terkena [125].

 
Propolis telah dikenal dan banyak diteliti sebagai antioksidan kuat pemulung RADIKAL BEBAS, termasuk yang dihasilkan oleh proses peradangan. Kasiat Utama Propolis adalah sebagai ANTIOKSIDAN; Melia Propolis dikemas dalam botol ukuran 6ml, 30 ml dan 55 ml, masing-masing dengan harga eceran Rp 110,000, Rp 275,000  dan Rp 440,000 per botol. Harga paket untuk menjadi member atau harga paket untuk member, paket GOLD : Rp 1,100,000 dan paket PLATINUM Rp 3,025,000 (sudah termasuk pajak penjualan 10%)Pendaftaran Rp 125,000 Pemesanan via e-mail ke mssdramaga@yahoo.com.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar