Laman

Tampilkan postingan dengan label anti aging. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anti aging. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 September 2018

Aktivitas Propolis: Antitumor


5. Aktivitas Antitumor
Artepillin C diekstrak dari propolis Brasilia. Artepillin C (3,5-diprenyl-4-hydroxycinamic acid) mempunyai bobot molekul 300.40 dan menunjukkan aktivitas anti bakteri. Ketika artepillin C diaplikasikan pada sel-sel tumor malignan manusia dan tikus putih secara in vitro dan in vivo, menunjukkan efek sitotoksik dan secara nyata pertumbuhan sel-sel tumor dihambat. Artepillin ini juga ditemukan dapat merusak sel-sel tumor padat dan sel-sel leukemia dengan assay MTT, assay sintesis DNA, dan penelitian morfologi secara in vitro. Ketika xenograft sel-sel tumor manusia ditransplantasikan ke “tikus gundul”, efek artepillin C yang paling nyata terlihat pada carcinoma  dan melanoma malignant. Apoptosis, mitosis abortif, dan terkombinasi dengan nekrosis masif teridentifikasi dengan observasi histologi setelah injeksi intra-tumor 500 g artepillin C tiga kali seminggu. Selain itu untuk penekanan pertumbuhan tumor, terjadi peningkatan rasio CD4/CD8 sel-T dan jumlah total Sel-T pembantu. Penemuan-penemuan itu mengindikasikan bahwa artepillin C mengaktifkan sistem immune dan menunjukkan kasiat sebagai anti-tumor langsung (Kimoto et al., 1998).

Jumat, 11 Mei 2018

RAMADHAN 1440 H

Ramadhan 1439 H tinggal sehari lagi datang. “Marhaban ya Ramadhan” akan segera dikumandangkan. Delapan tahun yang lalu di TV ada iklan oleh Dedy Mizwar tentang bagaimana mengatasi napas tak sedap selama berpuasa, dengan pasta gigi tertentu. Tapi, efektifkah pasta gigi menjaga kesegaran mulut jika bau tak sedap napas berasal dari bagian dalam perut atau kerongkongan? Kecuali jika setelah dikumur-kumur, air kumurannya ditelan… he he he. Tetapi apa ya diijinkan oleh pabriknya, konsumen meminum air kumuran pasta gigi?
Bau napas tak sedap istilah medisnya HALITOSIS, dapat diatasi dengan mengonsumsi propolis. Caranya, ketika mengakhiri makan sahur, kumur-kumur air 1/2 gelas yang ditetesi 5 tetes Melia Proppolis dan air kumuran ditelan, kemudian ketika mengawali buka puasa, berkumur lagi air 1/2 gelas dengan 5 tetes propolis dan air kumuran ditelan. Sehari perlu 10 tetes per orang = 15 ml selama RAMADHAN. Berikut adalah hitung-hitungan kebutuhan uangnya selama sebulan berpuasa jika mengonsumsi teratur Melia Propolis dan Melia Biyang.
Berapa biaya yang harus Anda keluarkan sekeluarga dengan mengonsumsi Melia Propolis dan Melia Biyang selama berpuasa Ramadan (dianggap 30 hari). Dengan keuntungan yang sangat jelas: Anda terbebas dari masalah bau napas tak sedap selama berpuasa, memperoleh kesehatan dan kebugaran prima selama menjalankan ibadah puasa dan memperoleh peluang bisnis SANGAT DAHSYAT dengan penghasilan mencapai Rp 1,200,000 SEHARI dari modal yang dikeluarkan sekali selamanya hanya senilai Rp 1,175,000.
Inilah hitungannya:
RAMADHAN
Nah, masih jauh lebih murah dibandingkan harga jajanan untuk berbuka, bukan?
Mari segera bergabung dan menyiapkan Propolis dan Biyang menghadapi Ramadan 1440 H dan melaksanakan ibadahnya dengan penuh semangat, bugar dan percaya diri, karena bebas dari persoalan BAU NAPAS TAK SEDAP.

Melia Propolis
Melia Biyang

Sabtu, 20 Januari 2018

Segitiga Antioksidan Propolis


Propolis telah diteliti kandungan bahan aktifnya sejak lama. Komponen zat berkasiat propolis terbanyak adalah senyawa-senyawa fenolat (phenolic compounds) dan flavonoid. Kandungan bahan aktif propolis dipengaruhi oleh asal-usul propolis dan vegetasi yang terdapat di lingkungannya. Namun demikian propolis dari berbagai lokasi memiliki kesamaan kasiat secara farmakologi sebagai: immunomodulatory (meningkatkan imunitas tubuh), anti bakteri, anti jamur, anti virus, anti inflamasi (luka-bakar dan “luka dalam”), penyembuhan luka luar, obat bius dan penghilang rasa nyeri (anastesi dan analgesik) dan anti karsinogenik (anti kanker).

Berbagai penyakit fisiologi manusia umumnya dimediasi oleh adanya “inflamasi” jaringan yang disebabkan oleh stres oksidatif (kekurangan antioksidan). Hal ini terjadi karena semua kegiatan metabolisme seluler selalu menghasilkan radikal bebas (zat oksidator) yang perlu dinetralkan oleh antioksidan yang juga dihasilkan secara berimbang oleh mekanisme metabolisme juga atau asupan dari luar lewat makanan. Ketika antioksidan yang dihasilkan oleh metabolisme seluler tidak mencukupi untuk menetralkan radikal bebas maka akan terjadi stres oksidatif.

Stres oksidatif ini akan menimbulkan “inflamasi” pada jaringan atau sel-sel tubuh dan menimbulkan berbagai macam penyakit fisiologis (deteriorative diseases). Berbagai penyakit itu mencakup diabetes mellitus, gangguan-gangguan pembuluh darah karena terjadinya endapan-endapan (clot) di dalam pembuluh darah, gangguan hati, ginjal bahkan dapat menyebabkan perubahan sifat-sifat sel menjadi sel-sel kanker. Munculnya berbagai gangguan tersebut sering terjadi terkait dengan diabetes mellitus dan sebaliknya, penyakit-penyakit tersebut dapat menimbulkan diabetes. Dengan demikian kunci dari berbagai masalah penyakit fisiologi tersebut, termasuk kanker dan bahkan juga penyakit-penyakit patogenik (akibat bakteri dan virus) adalah ketersediaan antioksidan yang cukup untuk menetralkan atau menyingkirkan (scavenging) radikal bebas yang dihasilkan oleh metabolisme seluler dan yang diproduksi oleh aktivitas patogen.

Propolis telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat karena kandungan senyawa fenolik dan flavonoidnya. Secara skematis aktivitas propolis sebagai antioksidan dapat digambarkan seperti segitiga antioksidan propolis berikut.



Pada gambar segitiga antioksidan propolis di atas terlihat bahwa propolis dapat mencegah atau mengurangi stres oksidatif. Pengurangan stres oksidatif ini dapat mengurangi atau mencegah berbagai penyakit fisiologis yang dimediasi oleh inflamasi jaringan, termasuk diabetes. Pengurangan stres oksidatif juga dapat mencegah terjadinya endapan dalam pembuluh darah, terutama sistem pembuluh darah pada jantung, mencegah penyakit-penyakit terkait dengan penyumbatan pembuluh darah pada jantung.

Pengaruh propolis pada pembuluh darah tersebut juga menjamin plastisitas pembuluh darah di seluruh tubuh. Pembuluh darah yang sehat dapat mencegah terjadinya pembentukan pembuluh darah (angiogenesis) yang diinisiasi oleh sel-sel kanker. Jika kumpulan sel-sel kanker gagal menstimulasi pembuluh darah ke kelompoknya, maka pertumbuhannya akan terhenti karena tidak ada pasokan nutrisi lewat darah. Sel-sel kanker yang tidak berkembang akan mati dan kanker tidak jadi tumbuh, karena kekuatan sabotasenya tidak kuat dan pasokan nutrisi tetap terjadi kepada sel-sel sehat di sekitarnya. Sel-sel kanker akan kelaparan dan akhirnya mati.

Dengan demikian secara ringkas kekuatan antioksidan propolis mampu mencegah berbagai penyakit fisiologi karena dapat menetralkan radikal bebas hasil aktivitas metabolisme seluler dan yang dihasilkan oleh infeksi patogen. Ternetralisasikannya radikal bebas dapat melindungi tubuh dari inflamasi internal yang akibatnya dapat melindungi tubuh manusia dari berbagai penyakit fisiologi, termasuk diantaranya yang paling penting adalah DIABETES MELITUS.

Selanjutnya aktivitas antioksidan tersebut dapat mencegah terjadinya endapan-endapan di dalam pembuluh darah sehingga mampu melindungi jantung dari penyakit-penyakit kardiovaskular. Terakhir, pembuluh darah yang sehat dan ketersediaan antioksidan di dalam jaringan yang mencukupi dapat mencegah proses angiogenesis di kelompok sel-sel kanker yang sedang berkembang, sehingga kekurangan pasokan nutrisi. Hasilnya adalah propolis dapat dijadikan sebagai herbal pencegah pertumbuhan sel-sel kanker bahkan penyembuh kanker. [WDW 2018-01-20]

Disarikan dari:
Daleprane JB, Abdalla DS. 2013. Emerging Roles of Propolis: Antioxidant, Cardioprotective, and Antiangiogenic Actions. Evidence-based Complementary and Alternative Medicine 2013(4):175135

[https://www.researchgate.net/publication/236676194_Emerging_Roles_of_Propolis_Antioxidant_Cardioprotective_and_Antiangiogenic_Actions]

Minggu, 08 Oktober 2017

Produk Baru MSS: 3. AA - Whitening Cream

3. Anti Aging Whitening Cream


Harga: Rp 357,500 per 10 ml. Harga Member: Rp 302,500
Pendaftaran Member: Rp 125,000
Belanja minimal member baru: Rp 1,100,000

Produk Baru MSS: 2. Platinum Serum

2. Stem Cell Cleanser

Harga: Rp 357,500 per 10 ml. Harga Member: Rp 302,500
Pendaftaran Member: Rp 125,000
Belanja minimal member baru: Rp 1,100,000

Produk Baru MSS : 1. SC Cleanser

1. Stem Cell Cleanser
Harga: Rp 495,000 per 50 ml. Harga Member: Rp 412,500
Pendaftaran Member: Rp 125,000
Belanja minimal member baru: Rp 1,100,000