Laman

Tampilkan postingan dengan label suplemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suplemen. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Mei 2019

Ramadhan 1440 H

Ramadhan 1440 H segera datang. “Marhaban ya Ramadhan” akan segera dikumandangkan. Delapan tahun yang lalu di TV ada iklan oleh Dedy Mizwar tentang bagaimana mengatasi napas tak sedap selama berpuasa, dengan pasta gigi tertentu. Tapi, efektifkah pasta gigi menjaga kesegaran mulut jika bau tak sedap napas berasal dari bagian dalam perut atau kerongkongan? Kecuali jika setelah dikumur-kumur, air kumurannya ditelan… he he he. Tetapi apa ya diijinkan oleh pabriknya, konsumen meminum air kumuran pasta gigi?

Rabu, 12 Agustus 2015

HERBAL SAPUJAGAD (Kesimpulan)

Kesimpulan

Sebagai zat yang berasal dari alam, propolis tidak memiliki komposisi kimia yang stabil dan mudah direproduksi. Dengan demikian, masalah penelitian yang serius muncul, yang menyangkut definisi komposisi lengkap dengan cara yang kredibel untuk menganalisisnya. Dengan mengesampingkan keragaman, propolis selalu menunjukkan sifat biologis yang sangat aktif. Di antara senyawa kimia yang paling signifikan yang terkandung dalam propolis Polandia adalah asam-asam fenolat (phenolic acids) dan flavonoid. Karena struktur mereka, senyawa ini menampilkan aktivitas antioksidatif tinggi. Pengujian dilakukan pada polifenol dalam propolis Polandia telah memungkinkan para ilmuwan untuk merumuskan mekanisme aktivitas polifenol dan terbukti efektif sebagai antibakteri, anti-inflamasi, anti kanker, aktivitas antiatherogenik dan agen reparatif-regeneratif sel-sel dan jaringan. Dalam mempertimbangkan aktivitas antioksidatifnya tinggi, propolis Polandia kemungkinan dapat digunakan sebagai agen terapi baru yang berhubungan dengan produk lebah alami yang sedang sangat dicari.

Propolis telah dikenal dan banyak diteliti sebagai antioksidan kuat pemulung RADIKAL BEBAS, termasuk yang dihasilkan oleh proses peradangan. Kasiat Utama Propolis adalah sebagai ANTIOKSIDAN; Melia Propolis dikemas dalam botol ukuran 6ml, 30 ml dan 55 ml, masing-masing dengan harga eceran Rp 110,000, Rp 275,000  dan Rp 440,000 per botol. Harga paket untuk menjadi member atau harga paket untuk member, paket GOLD : Rp 1,100,000 dan paket PLATINUM Rp 3,025,000 (sudah termasuk pajak penjualan 10%)Pendaftaran Rp 125,000 Pemesanan via e-mail ke mssdramaga@yahoo.com.

Reparasi dan Regenerasi

Efek Reparatif dan Regenaratif

Fungsi biotik yang sangat signifikan dari propolis adalah efek reparatif-regeneratif pada jaringan [118]. Ekstrak propolis standar menampilkan efek regeneratif pada jaringan yang rusak karena mengandung banyak senyawa yang bertindak komprehensif untuk meningkatkan proliferasi (pembelahan) sel dan metabolisme sistemik dengan mengaktifkan ATPase dan tetrasol-reduktase. Hal ini meningkatkan indeks mitosis dan dengan demikian memfasilitasi regenerasi jaringan dan memperpendek masa penyembuhan [119].

Aktivitas sinergis komponen fenolik menyebabkan modulasi akumulasi kolagen tipe I dan III di tempat kerusakan-termal jaringan (inflamasi). Oleh karena itu, kondisi biokimia yang kondusif diciptakan untuk berlangsungnya proses penyembuhan, meminimalkan scarification berlebihan atau menghilangkan tampilan keloid [120]. Dalam studi laboratorium pengaruh propolis ditunjukkan oleh akumulasi kondroitin dan asam hyaluronik, yang untuk mempengaruhi efektivitas tahap renovasi dari proses reparatif sel dan jaringan [121].
 

Anti Stroke

Efek Antiaterogenik (penyumbatan arteri)

Flavonoid juga menampilkan efek anti agregatif platelet darah. Ini terjadi kemungkinan karena propolis memecahkan reaksi berantai oksidasi lipid yang diinisiasi oleh radikal bebas. Telah terbukti bahwa anion superoksida memperpendek periode paruh yang diturunkan pada endothelium-derived relaxing factor (EDRF), yang ditandai dengan efek antiaggregative dan relaksasi pada pembuluh darah. Radikal bebas hidroksil juga menghambat prostasiklin sintetase yang bertanggung jawab dalam transformasi peroksida prostaglandin ke prostasiklin, yang bertindak sama dengan EDRF. Terlepas dari kemampuan untuk mengurangi produksi radikal bebas dan aktivitas antiaggregative, flavonoid juga kemungkinan besar memiliki kemampuan membentuk ikatan dengan trombosit darah [91,92].

Flavonoid dalam Propolis

Flavonoid adalah kelompok polifenol yang sangat banyak jumlahnya, bervariasi dalam dengan struktur dan sifatnya. Flavonoid adalah zat asal tumbuhan yang paling luas penyebarannya [36,37]. Elemen dasar dari struktur flavonoid adalah unit C6-C3-C6 yang terdiri dari 15 atom C, yang mencakup cincin benzoat dan unit fenilpropana (phenylpropane) [38].
 

Rabu, 05 Agustus 2015

Kasiat Utama Propolis #1: Antioksidan, Protektan Jantung dan Antiangiogenesis

Kasiat Saling Terkait Propolis Sebagai Antioksidan, Protektan Jantung dan Antiangiogenesis

Pendahuluan
Perkembangan pasar produk alami dan obat-obatan alternatif semakin tertuju pada produk lebah: madu, royal jelly, serbuk sari (bee pollen), dan propolis [1, 2]. Propolis adalah nama generik campuran resin kompleks yang dikumpulkan oleh lebah madu dari tunas-tunas dan eksudat dari berbagai tumbuh-tumbuhan. Setelah dikumpulkan, bahan ini diperkaya dengan air liur dan sekresi lebah yang mengandung enzim dan digunakan dalam konstruksi, adaptasi, dan perlindungan dari sarang [3, 4].


Dalam beberapa tahun terakhir telah diterbitkan banyak artikel hasil studi tentang kimia propolis, yang mengungkapkan bahwa komposisi propolis sangat bervariasi bergantung pada flora lokal tempat hidup lebah pengumpulnya [5, 6, 7]. Banyak aktivitas biologi yang konsiten dari propolis telah diteliti, tetapi komponen yang bertanggung jawabnya berbeda-beda sesuai dengan zona geografi dan iklim tempat hidup lebah [7].